Pages

Sunday, December 11, 2011

Antara Cinta Harta dan Cinta Keluarga-DD Elegi Seorang Penyanyi Dangdut

,
Jika kemiskinan telah demikian setia memberangus segala bentuk kepuasan lahiriyah, memang iming- iming gemerlap harta dan popularitas sangat sulit untuk diabaikan. Apalagi jika dengan dalih mengembangkan potensi yang dimiliki, nurani dan logika pun dapat dengan mudah dirayu  oleh  nafsu.

Prisyla adalah bintang orkes kampung di Banyuwangi.  Wanita yang beruntung dalam rumah tangga karena  memiliki suami yang super sabar, pandai masak, serta telaten merawat tiga anak mereka yang masih lucu-lucunya. Sayangnya, karena terpukau  mengejar karier sebagai penyanyi dangdut , dia rela meninggalkan suami dan anak-anaknya. Pergi ke ibukota bersama Yohan, mantan pacarnya yang telah sukses  secara financial. Pergi, tanpa merasa bersalah sama sekali. Walau  Bara, anak sulungnya yang masih berusia 6 tahun menjerit dan menangis mengejar mobil yang membawanya pergi.


Duka dan aib ditanggung Afandi, suami yang tidak berdaya mengikat cinta istrinya. Hanya Bara yang mampu melipur rindunya pada Prysila.  Meskipun hatinya tetap tidak bisa berpaling dari mantan istrinya tersebut,  dia  telah mampu  berdiri jauh lebih kokoh dari sebelumnya. Tidak dibiarkannya dendam merasuk ke hatinya. Bahkan, si kembar adik Bara, tidak pernah diberitahu bahwa Prisyla yang artis terkenal itu adalah ibu kandung mereka. Biarlah duka dan aib itu berhenti sampai di sini.

Namun, justru di sinilah letak titik balik kehidupan. Kalau kata orang bijak, apa yang ditanam, itulah nanti yang dituai. Prisyla mulai merasa hampa dalam gelimang harta dan popularitas.  Sisi wanitanya merindu pada sosok anak, si buah hati. Mulailah  elegi Prisyla terjadi satu demi satu.

Novel ini membingkai  ironi dalam kehidupan, khususnya   kehidupan selebritis , khususnya lagi penyanyi dangdut. Seperti  kisah selebritis yang sering muncul dalam infotainment, kesuksesan karir yang tidak ditunjang kesuksesan dalam rumah tangga, saat harta dan popularitas dalam rengkuhan  yang tidak mampu menghadirkan kebahagiaan dan cinta sejati. Konfliknya sering ditemui dalam kehidupan sehari- hari. Ceritanya  kaya akan pesan moral. Banyak hikmah yang bisa dipetik oleh pembaca. 

Walaupun sejujurnya,  saya agak gemas dengan tokoh Afandi. tipe pria yang entah terlalu sabar atau terlalu cinta atau justru terlalu lemah sebagai seorang kepala keluarga. Sosok pria yang  telah bertekuk lutut di sudut kerling wanita. Hingga apapun perlakuan istrinya ,  di luar kendalinya dan diterima begitu saja.

 Membaca novel ini  setidaknya mengingatkan begitu berartinya  kehadiran anak dan pasangan hidup yang tulus memberikan cinta. Kehidupan dunia hanyalah fatamorgana, yang jika dikejar hanya akan memberi kebahagiaan semu. 

Judul                     : DD Elegi Seorang Penyanyi Dangdut
Penulis                  : Ronierays
Penerbit                : Samanty ( Lini Sastra Leutika )
Edisi                      : Cetakan pertama, Juli 2010
Tebal                     : viii+224 hal

2 comments:

Althesia Silvia Koyongian said...

ini mungkin pertamakali saya berkunjung ke blog ini ya..hmmm..btw reviewnya jujur sekali..keep reading n writing ya..

Yayun Riwinasti said...

iya, welcome mbak...mohon bimbingannya..:)

Post a Comment

thx for your comments..:)