Pages

Wednesday, November 24, 2010

Penulisan Singkatan dan Akronim

1. Singkatan ialah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih.

a. Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan atau pangkat diikuti dengan tanda
titik.
Misalnya:
A.S Kramawijaya
Muh. Yamin
Suman Hs.
Sukanto S.A.
M.B.A                     master of business administration
M.Sc.                      master of science
S.E.                         sarjana ekonomi
S.Kar.                     sarjana karawitan
S.K.M                     sarjana kesehatan masyarakat
Bpk.                       Bapak
Sdr.                        saudara
Kol.                        kolonel

b. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau
organisasi, serta nama dokumentasi resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis
dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik.
Misalnya:
DPR                        Dewan Perwakilan Rakyat
PGRI                       Persatuan Guru Republik Indonesia
GBHN                    Garis-Garis Besar Haluan Negara
SMTP                     sekolah menengah tingkat pertama
PT                           perseroan terbatas
KTP                       kartu tanda penduduk

c. Singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik.
Misalnya:
dll. dan lain-lain
dsb. dan sebagainya
dst. dan seterusnya
hlm. halaman
sda. sama dengan atas
Yth. (Sdr. Moh. Hasan) Yang terhormat (Sdr. Moh. Hasan)

Tetapi:
a.n. atas nama
d.a. dengan alamat
u.b. untuk beliau
u.p. untuk perhatian

d. Lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak
diikuti tanda titik.
Misalnya:
Cu cuprum
TNT trinitrotulen
cm sentimeter
kVA kilovolt-ampere
l liter
kg kilogram
Rp (5.000,00) (lima ribu) rupiah


2. Akronim kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti
tanda titik.
a. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya
dengan huruf capital.
Misalnya:
ABRI         Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
LAN           Lembaga Administrasi Negara
PASI           Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
IKIP           Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan
SIM           surat izin mengemudi

b. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku
kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital.
Misalnya:
Akabri                      Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Bappenas                  Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Iwapi                       Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia
Kowani                   Kongres Wanita Indonesia
Sespa                     Sekolah Staf Pimpinan Administrasi

c. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun
gabungan huruf dan kata dari deret kata seluruhnya ditulis dengan huruf kecil.
Misalnya:
pemilu           pemilihan umum
radar             radio detecting and ranging
rapim           rapat pimpinan
rudal            peluru kendali
tilang            bukti pelanggaran

catatan:
jika dianggap perlu membentuk akronim, hendaknya diperhatikan syarat-syarat
berikut.
(1) Jumlah suku kata akronim jangan melebihi jumlah suku kata yang
lazim pada kata Indonesia.
(2) Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian kombinasi vocal dan konsonan yang sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim.

Sumber : Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
               Pusat Bahasa, Depdiknas

0 comments:

Post a Comment

thx for your comments..:)