Pages

Wednesday, January 4, 2012

[ Ulasan ] LRS Seputih Mataram




Leutika Reading Society ( LRS ) Chapter Seputih Mataram, mengadakan kumpul perdana pada tanggal 12 Desember 2011,  tepat setelah selesai masa ujian akhir semester Genap. Karena anggota- anggotanya sementara ini adalah siswa dan siswi SMAN 1 Seputih Mataram , tentu tempat kumpul yang paling terjangkau adalah di sekolah , pinjam kelas XE. 

Oya, bagi yang belum tahu,  Seputih Mataram adalah sebuah kecamatan di wilayah Lampung Tengah, sekitar 75 km dari pusat kota Bandar Lampung. Letaknya cukup jauh dari pusat kota , jadi  lumrah ketika akhirnya warganya, termasuk saya,  relatif jarang mengunjungi  toko buku.  Untungnya, sekarang internet sudah menjangkau pelosok desa, sehingga cukup terbantu dengan membeli buku  melalui situs – situs penerbit atau Toko buku online. 

Kembali ke LRS, pada pertemuan perdana tersebut, forum diskusi terjadi  secara tidak resmi. Jadi yang dilakukan adalah ngobrol bersama tentang apa dan bagaimana LRS nantinya. 

Pertama, Sri cukup baik hati memberikan buku tulisnya sebagai semacam buku induk anggota. Yang diisi dengan biodata lengkap masing – masing anggota dan daftar buku bacaan mereka nantinya. Jadi diharapkan dengan membuka buku itu, saling tahu profil dan perkembangan baca masing masing.  

Selanjutnya, cuap- cuap sebentar tentang kronologi terbentuknya LRS Seputih Mataram, yang berawal dari membaca note FB Leutika Prio  yang berjudul Promo LRS sampai akhirnya mendapat paket buku sebagai bahan bacaan bersama. Pada bulan Desember, paket buku yang diterima adalah 5 eksemplar novel DD Elegi seorang Penyanyi Dangdut, dan masing- masing 1 eksemplar novel Metamorfosis Gendis, kisah humor  Untung Ada Bejo Cerita Dodol Anak Sekolahan, dan buku 100 Cara Asyik Hadapi Masalah. 

Kemudian, obrolan tetap berlangsung. Akhirnya didapat kesepakatan sebagai berikut,
a.       Wajib membaca buku  dan membuat ulasan minimal 1 buku dalam sebulan . ( masih rendah banget ya..? It’s ok, kan baru awal..) Ulasan wajib dipublish di note FB masing- masing atau di blog .
b.      Batas waktu baca 1 buku adalah seminggu. Lewat dari seminggu  harus  digilir ke anggota yang lain. Jika tidak, ada uang denda yang nantinya digunakan untuk membeli buku bersama.
c.       Tidak diperkenankan meminjamkan buku pada selain anggota LRS. Jika ada yang ingin meminjam, dianjurkan untuk mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu.
d.      Wajib menghadiri pertemuan offline sebulan sekali dengan materi pertemuan ditentukan kemudian.

Nah, baru  itu yang dilakukan pada pertemuan perdana. Berhubung ada  banyak anggota, buku yang ada dibaca dulu oleh anggota yang kelas XII. Dengan pertimbangan, sebentar lagi mereka harus fokus pada ujian nasional. Setelah itu, baru digilir ke anggota- anggota yang lainnya.  Selain itu buku koleksi pribadi juga turut beredar sebagai bekal liburan.

Inilah kisah pertama dari LRS Chapter Seputih Mataram. Yang pasti, kami berterima kasih sekali pada penerbit Leutika yang peduli dan mendukung penuh pada pemasyarakatan budaya membaca. LRS Seputih Mataram juga terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung , dengan cara cukup meng-inbok ke FB atau email ke y_riwinasti@yahoo.com atau bisa juga mendaftar secara offline.

                                                                               Seputih Mataram, 23 Desember 2011

Catatan                : sayang sekali, lupa membawa kamera sehingga tidak ada foto-fotonya. Insha Allah di pertemuan berikutnya.



Tuesday, January 3, 2012

Untung Ada Bejo, Cerita Dodol Anak Sekolahan



Judul                     : Untung Ada Bejo, Cerita Dodol Anak Sekolahan
Penulis                  : Eko Sugiarto
Penerbit                : Leutika
Terbit                    : Cetakan Pertama, Februari 2010
Tebal                    : x + 156 hlm
Ukuran                 : 11 x 18 cm
ISBN                    : 978-602-8597-22-7




Humor, dalam keseharian sangat diperlukan. Dalam berbagai penelitian disebutkan humor berdampak positif bagi manusia , baik untuk fisik maupun psikis. 

 
Tentu semua sudah merasakan bagaimana reaksi   saat bersentuhan dengan humor yang sesuai selera . Tersenyum, atau bahkan sampai tertawa terbahak - bahak…?? Artinya, humor dapat menimbulkan rasa senang di hati. Nah, saat orang sedang merasa senang, umumnya berpengaruh pada perilakunya. Biasanya sih cenderung jadi berperilaku positif, mampu bersikap baik pada orang lain,  dan pikirannya lebih terbuka. Coba bedakan dengan orang yang hatinya sedang kesal….hiii…. pasti nggak nyaman deh berada di dekatnya. Minimal lihat raut mukanya sudah berasa gimanaaaaaa  gitu.


Untuk itu, perlulah sesekali kita menciptakan atau menyebarkan humor segar di sekitar kita. Asal tidak keterlaluan, misal humor yang menyangkut cacat atau aib seseorang . 


Nah, that’s why I read this book. Humor lucu seputar anak sekolah. Secara pekerjaan saya berhubungan erat dengan anak sekolah, so pasti ingin tahu, cerita dodol macam apa yang ditawarkan di buku ini. Siapa tahu jadi dapat ide  ‘ice breaking ‘ yang pas saat anak - anak jenuh belajar.

Dari judulnya sudah jelas,  tokoh utama dalam kisah-kisah humor ini adalah si Bejo. ( Hah..?! Baru nyadar, ada nama orang di judulnya. Ikutin challenge-nya mbak Fanda ah..) Bejo, seorang siswa ( sebagian besar diceritakan sebagai siswa SD ) yang tingkahnya, perkataannya, menimbulkan kekesalan sekaligus kelucuan bagi yang menyimaknya.  Entah karena kebandelannya, kemalasannya, kepolosannya, ketidaktahuannya, sampai kepandaiannya dalam mencari – cari alasan.

Buku ini berisi lebih dari 100 cerita  konyol seputar anak sekolahan yang pastinya   menggelitik  dan menimbulkan rasa geli. Cocok  sebagai bacaan super ringan saat Anda bersantai.

- LRS Chapter Seputih Mataram -

Sunday, January 1, 2012

Suddenly Supranatural: Arwah di Sekolah


Lihat judulnya yang berbau supranatural  plus arwah, terus konon tokohnya si Kat masih kelas 7, ceritanya tentang orang yang  bisa berhubungan dengan makhluk gaib, lah…  tadinya  sama sekali tidak membuat  tertarik  . Bukannya takut membayangkan hantu horor gitu, tapi saya udah merasa duluan, tidak bakal bisa menikmati  cerita seperti itu. 

Sampai kemudian, keponakan  ( Siti Yulia ) yang juga masih kelas 7, berlibur ke rumah.  Doi beli novel ini, dan tampak asyik membacanya. Tentu bisa ditebak selanjutnya, saya ikutan baca… J dan…. ho ho… saya menikmatinya.  Yea…

Novel ini memang bercerita tentang remaja yang memiliki ibu berprofesi unik. Dia bisa melihat arwah orang  orang yang sudah mati, dan bisa memanggil serta berkomunikasi dengan mereka. Bakat itupun ternyata menurun pada si anak tersebut pada saat dia berusia 13 tahun. 

Mengesampingkan ketidakpercayaan saya bahwa manusia bisa memanggil  arwah orang mati, membaca novel ini terasa hangat. Saya suka hubungan yang harmonis  antara Kat dan ibunya. Untuk anak seusia Kat, latar belakang keluarga sangat menentukan posisinya dalam pergaulan. Artinya, kalau kau punya ibu yang ‘aneh’  alamat menjadi sasaran empuk celaan teman temannya. Malu maluin !   Dengan kondisi seperti itu gimana Kat berusaha tetap menjaga perasaan ibunya, menyenangkan hati ibunya,dan  kesepahaman di antara keduanya  mengesankan bagi saya. 

Persahabatan antara Kat dan Jac pun terasa manis. Saling mengerti, menerima, menjaga rahasia. Saya suka bagian ketika Jac memahami ketidakmampuan Kat menolak perintah Shosana membuat 150 potongan kertas hias untuk dekorasi pesta dansa, dan Jac lah yang  mendorong Kat untuk berani mengambil sikap sesuai kata hatinya.   Pada bagian Kat akhirnya berani memberi ‘pelajaran kecil ’  pada Brooklyn, si cewek satelit bergaya seleb remaja, sukses membuat saya tertawa. 

Oya, saya juga  dibuat tersenyum dengan keengganan Kat membaca novel yang ceritanya menyedihkan.  Sudah susah payah mengeluarkan uang untuk membeli bukunya, kita dibuat merasa seperti itu.  ( He he…jadi ingat saat saya membaca New Moon. Dibuat sedih dengan keputusan Edward meninggalkan Bella …Halah..! )

Yup, intinya saya suka membaca novel ini  bukan dari temanya, namun dari karakter  dan cara  tokohnya menghadapi  problematika kehidupan awal remajanya. Hew…jadi kepengen baca seri berikutnya…..!!

  Judul   : Suddenly Supranatural Arwah di Sekolah
 ISBN: 978-979-024-467-2
 Tebal : 210+vi hal
 Ukuran: 13 x 20,5 cm
 Terbit: Februari 2011
 Penerbit : Atria






Wednesday, December 21, 2011

Metamorfosis Gendis




Judul                      : Metamorfosis Gendis

Penulis                    : Butet Benny Manurung

Penerbit                  : Easymedia ( Kelompok Penerbit Leutika )

Cetakan                 : Pertama, Maret 2010

Tebal                     : x + 158 hlm.






-Aku yang mencintaimu apa adanya. Tidak peduli apakah kau gemuk, kurus, langsing, atau bagaimana pun fisikmu. Karena aku mencintaimu utuh. Hal 150 -

Gendis Sandro, siswi terpandai di SMA Tunas Bangsa. Sebenarnya parasnya cantik, kulit putih mulus, dan tubuh lumayan tinggi, 171 cm. Tapi kecantikkannya tertutupi oleh satu kelebihan yang dimiliki, yaitu … kelebihan berat badan ! Pipi dan tubuhnya   menggelembung karena timbunan lemak. Hingga teman- temannya dengan sadis memberi predikat  3G alias Gendut, Gembrot , Gembul. Meskipun begitu, bobot badannya yang melambung hingga 101 kg tak menyurutkan hobi makannya.  


Thursday, December 15, 2011

Raise the Red Lantern- Persaingan Para Istri


“ … Semua wanita ingin ikut dengan orang kaya.” ( Chen Zuoqian ,hal 32 )
“… Ketika orang kaya menjadi semakin kaya, dia menginginkan wanita,begitu menginginkankannya sehingga dia tidak akan pernah cukup.” ( Teratai, hal. 32 )

 

Alasan Teratai menikai Chen Zuoqian setelah menghabiskan satu tahun kuliah sangatlah sederhana. Pabrik teh ayahnya bangkrut, dan ayahnya tidak mampu membayar uang kuliahnya. Tragisnya lagi, ayahnya bunuh diri tiga hari setelah dia berhenti kuliah. Teratai sadar sepenuhnya, tidak ada pilihan  baginya selain menikah dengan orang kaya. 


Teratai yang cantik, muda dan terpelajar memasuki babak baru dalam kehidupannya. Sebuah dunia kecil yang berbeda 180 derajat dari dunianya sebelumnya.




Sunday, December 11, 2011

Antara Cinta Harta dan Cinta Keluarga-DD Elegi Seorang Penyanyi Dangdut

,
Jika kemiskinan telah demikian setia memberangus segala bentuk kepuasan lahiriyah, memang iming- iming gemerlap harta dan popularitas sangat sulit untuk diabaikan. Apalagi jika dengan dalih mengembangkan potensi yang dimiliki, nurani dan logika pun dapat dengan mudah dirayu  oleh  nafsu.

Prisyla adalah bintang orkes kampung di Banyuwangi.  Wanita yang beruntung dalam rumah tangga karena  memiliki suami yang super sabar, pandai masak, serta telaten merawat tiga anak mereka yang masih lucu-lucunya. Sayangnya, karena terpukau  mengejar karier sebagai penyanyi dangdut , dia rela meninggalkan suami dan anak-anaknya. Pergi ke ibukota bersama Yohan, mantan pacarnya yang telah sukses  secara financial. Pergi, tanpa merasa bersalah sama sekali. Walau  Bara, anak sulungnya yang masih berusia 6 tahun menjerit dan menangis mengejar mobil yang membawanya pergi.

Friday, December 2, 2011

Bengkel Jiwa - Undimensioned


-Jika  perjalanan hidup manusia ibarat sebuah sirkuit dan  amal  perbuatan adalah mobil yang melintasinya, maka  bengkel ‘jiwa’ menjadi tempat yang  harus disinggahi terlebih dahulu.-

Ada berbagai alasan orang  pergi ke bengkel. Bisa jadi memang kendaraannya rusak perlu diperbaiki, atau  perlu  servis untuk pemeliharaan, atau  hanya ingin memodifikasi, mempercantik performa . Dalam hal ini memang keberadaan sebuah bengkel menjadi tempat yang sangat penting  bagi si pemilik kendaraan terutama jika minim pengetahuan tentang mesin.